Kuatkan silaturahim dan perbanyak sahabat, agar kesulitan yang datang dapat disambut dengan ikhlas dan sabar

oleh Masoed Abidin ZAbidin Jabbar pada 20 Juli 2011 jam 19:17

Sekencang apapun kita lari menjauhkan dari kesulitan atau ujian yang akan datang menghampiri kita,

namun kesulitan itu akan tetap menyentuh badan dan jiwa kita, bila masanya berkunjung telah tiba.

 

Rumusan “baja kehidupan” seperti ini, memang berlaku pada semua manusia,

bahkan juga berlaku untuk sang raja dan penguasa yang paling berkuasa sekalipun.

 

Tidak akan datang kepada kalian satu cobaan pun kecuali yang telah ditetapkan oleh Allah berlakunya pada diri seseorang.

 

Menyadari akan kuatnya hukum “takdir” dan “qadha” ini,

maka didikan kepada diri untuk selalu ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung amatlah berguna.

 

Syukur sekali bila seseorang dapat tersenyum

ketika memeluk kesulitan yang datang bertandang seketika itu..

 

Tidak dibuat sakit dan frustrasi atas kesulitan yang datang menjelang

sejenak itu saja sebenarnya sudah amat sangat disyukuri.

 

Pelukan kebajikan dalam menetapkan kebijakan hidup seperti inilah

yang datang ketika sang hidup sempat membanting kiri kanan,

bahkan menghempas dari sebuah ketinggian.

 

Sakit memang, dan memang sakit dihimpit oleh kesulitan itu.

Akan tetapi akan lebih sakit dan menderita,

ketika saatnya kesulitan sudah tiba untuk datang berkunjung,

dimana kita tidak punya pilihan lain terkecuali

membukakan pintu kehidupan dengan penuh keredhaan.

 

Seterpaksa apapun

hanya keikhlasanlah satu-satunya

modal berguna dalam hal seperti ini …

Bila keikhlasan untuk bersabar telah sirna

di saat kemalangan dan kesempitan

datang bertandang ke tengah kehidupan ini,

tentulah sakit akan bertambah sakit

karena hilangnya tempat berteduh dan berpegangan.

 

Malang sangat orang yang kehilangan keiikhlasan di saat cobaan dan himpitan datang menjelang.

 

Senyum penerimaan ketika kesulitan tiba memang terasa kecut di bibir.

Sebagaimana halnya logam mulia yang mahal harganya

yang sedang ditempa menjadi perhiasan yang indah,

selalu akan melalui kesulitan demi kesulitan,

sedari semprotan panasnya api yang membara melumerkan,

kemudian dihajar oleh palu dan gergaji,

ditambah kerasnya cubitan tang,

ditambah goresan-goresan ampelas dan kikiran,

membentuk indahnya perhiasan,

dan akhirnya tempahan itu,

akan terpajang pada tempat yang mahal harganya.

 

Demikianlah seumpama perumpamaan

kalau badan dan jiwa ini ditempa dengan ujian dan cobaan

untuk menjadi kualitasnya lebih indah dan lebih sempurna dari sebelumnya.

 

Namun sudah sedemikian ujian dilalui,

akan tetap saja ada sisa-sisa ketakutan

yang membuat manusia selalu menghindar dari kesulitan…

 

Jalan yang paling baik adalah pasrah menerima ujian dari Allah dengan ikhlas dan shabar.

 

Selebar apapun goresan luka yang dibuat oleh kesulitan,

masih ada tersedia yang amat berguna

dalam menempuh pengalaman-pengalaman menyulitkan ini..

dia adalah s a h a b a t ….

 

Sungguhpun tidak semua sahabat fasih dalam memberikan n a s e h a t …

namun dengan kesediaan kita untuk mendengar,

dan pancaran sinaran mata yang berisi empati,

kesediaan untuk berbagi duka,

niscaya akan membuat   s a h a b a t   sejati itu menjadi berlian

yang amat berguna dalam keadaan kesulitan datang menghampiri…

 

Maka tiada lain yang perlu dikuatkan adalah

s i l a t u r r a h i m    jua adanya.

 

Amat merugi orang yang lari dari kesulitan

dan menjauh pula dari silaturahim

membangun sinerji dalam bersahabat yang baik …

 

Moga kita semua terhindar dari kecelaan yang sedemikian itu ..

A m i n ….

Categories: ABS-SBK, Amar Makruf Nahi Munkar, Buya Masoed Abidin, dakwah ilaa Allah, Education, Komentar Buya, Tulisan Buya | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: